Senin, 13 Juli 2020

MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK BERBISNIS

Nama : ELSA ANGGIANI
Nim : E2A019344
Prodi : MANAJEMEN

"UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG"












Saat ini terdapat berbagai macam media sosial untuk bisnis. Beberapa contoh media sosial untuk bisnis diantaranya Facebook, Youtube, Blog, Instagram, Twitter, Snapchat, LINE, dan Pinterest. Mungkin beberapa dari Anda sudah memanfaatkan media sosial untuk bisnis yang sedang Anda geluti.
Kehadiran media sosial ini penting untuk meningkatkan pengunjung ke website bisnis online Anda. Di mana website Anda berfungsi sebagai media bisnis online dan media sosial berfungsi sebagai marketing channel atau kanal marketing. Sederhananya, media sosial adalah jembatan yang mengarahkan orang-orang untuk mengunjungi website toko online yang Anda jalankan.

Media Sosial adalah hal wajib bagi pemilik bisnis online untuk memanfaatkan media sosial sebagai kanal marketing. Mengingat masyarakat Indonesia memang merupakan masyarakat yang aktif di jejaring sosial.
Menurut data yang dirilis We Are Social, penggunanya di Indonesia mencapai 130 juta orang dan waktu yang dihabiskan di jejaring sosial per harinya adalah 3 jam 23 menit. Tentunya Anda tidak mau melewatkan kesempatan besar untuk mendapatkan konsumen melalui jejaring sosial yang potensial.
Dengan begitu besarnya potensi memasarkan bisnis online melalui jejaring sosial, Anda tidak dapat serta merta terjun begitu saja menggarap kanal marketing yang luas tersebut. Diperlukan strategi komunikasi yang matang agar pasar di jejaring sosial ini tergarap dengan efektif dan efisien.

Fungsi Media Sosial untuk Bisnis

Memperluas Jaringan

Media sosial merupakan salah satu cara paling efektif untuk memasarkan bisnis online Anda. Melalui media sosial, Anda dapat menjangkau lebih banyak orang untuk mengetahui produk-produk yang Anda tawarkan yang mungkin tidak dapat dijangkau dengan media iklan lain. Kesadaran akan pentingnya media sosial bagi pertumbuhan bisnis online Anda akan semakin membuka kesempatan untuk berkembang dan lebih banyak menarik konsumen.

Meningkatkan Popularitas Produk

Sediakan tempat bagi pelanggan untuk mengetahui setiap produk dan produk baru yang Anda tawarkan. Anda dapat meningkatkan kesadaran konsumen dengan memberikan penawaran-penawaran terbaik yang bisa membuat mereka tertarik dan ingin mengetahui lebih detail mengenai produk yang ditawarkan. Apalagi jika media sosial Anda memiliki banyak followers, media sosial akan menjadi cara yang paling ampuh untuk memasarkan bisnis Anda.

Dapatkan Pelanggan Baru

Selain kesadaran produk, media sosial merupakan cara paling efektif untuk mengarahkan konsumen baru ke website Anda. Arahkan konsumen baru ke halaman yang memberikan informasi-informasi yang mungkin mereka butuhkan atau cari. Anda juga dapat memberikan promo-promo khusus bagi konsumen baru misalnya saat mereka mendaftar newsletter. Tentunya dengan semakin banyak konsumen baru yang berpotensi menjadi konsumen loyal, maka bisnis Anda juga akan semakin berkembang.

Meningkatkan Pengunjung Website dan Peringkat Search Engine

Jika Anda menjalankan bisnis online, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pengunjung website dan peringkat pada search engine. Sosial media dapat membantu meningkatkan peringkat di search engine dengan meningkatkan traffic dan backlink yang mengarah ke website Anda. Jika informasi yang Anda berikan melalui sosial media dianggap penting oleh pengunjung, mereka akan membagikan informasi tersebut ke sosial media mereka sendiri dan tentu saja ini akan berguna untuk meningkatkan traffic website Anda.

Menjaga Hubungan Baik dan Kepuasan Pelanggan

Setelah konsumen membeli produk Anda, pelayanan yang Anda berikan tidak hanya sampai pada saat konsumen membayar. Namun Anda tetap harus memberikan pelayanan setelah pembelian produk dengan memberikan tanggapan terhadap kritik dan saran yang mereka sampaikan serta berikan solusi terbaik bagi permasalahan yang mereka hadapi. Dengan baiknya penanganan terhadap konsumen, akan tercipta juga hubungan yang baik antara Anda dan pelanggan.


Mungkin bagi para bisnis pemula tentu masih bingung bagaimana menggunakan media sosial untuk promosi bisnis. Padahal caranya sangatlah mudah dan tentu saja semua orang bisa melakukannya.
  1. Anda tinggal memilih media sosial jenis apa yang ingin digunakan, dari sekian banyak media sosial ada yang bersifat "public" atau umum sehingga bisa dilihat dan digunakan siapapun. Ada yang bersifat privasi.
  2. Selanjutnya pilih produk yang ingin dipromosikan, atau misalnya ingin seluruh perusahaan yang Anda promosikan maka siapkan bahan promosi seperti produk unggulan, keunggulan usaha, harga, persaingan, kelebihan dan hal lain yang dianggap membanggakan usaha.
  3. Jika sudah pilihlah satu atau dua orang yang ahli dibidang IT atau telekomunikasi di media sosial. Anda bisa memilih karyawan atau jika Anda ahli maka bisa melakukannya sendiri. Setelah itu buat flow bagaimana usaha Anda mau dipromosikan.
  4. Apabila rencana sudah diketahui dan sudah dibuat, bisa langsung mengerjakannya di media sosial dan juga mempromosikan selayaknya katalog hidup yang bisa diakses dimanapun berada.

Mengenal Ta'aruf untuk kaum Remaja

Nama : Elsa Anggiani
Nim : E2A019344
Prodi : Manajemen

"Universitas Muhammadiyah Semarang"














Apa itu Ta'aruf ?

Taaruf adalah sebuah proses perkenalan. Jadi taaruf bukanlah suatu proses menuju ke arah pernikahan, namun taaruf bisa dilakukan di kantor, sekolah, atau dalam komunitas. Tapi banyak orang sudah menganggap bahwa taaruf adalah sebuah proses menuju ke arah pernikahan, dan sebelum melakukan pernikahan ada baiknya untuk melakukan kegiatan taaruf atau perkenalan untuk calon pasangan. Harapannya agar ditemukan kecocokan antar calon pasangan untuk membangun kehidupan berumah tangga nantinya. Di dalam proses perkenalan tersebut tetap dibatasi oleh kaidah-kaidah yang ada dalam agama Islam.

Perintah taaruf terdapat dalam Al Quran, yaitu firman Allah dalam (Q.S. Al Hujarat: 13). Sedangkan pacaran tidak diperintahkan dalam Al Quran, melainkan dilarang dalam agama Islam karena dapat berdampak buruk dan melanggar norma-norma yang ada.

Taaruf memiliki banyak batasan-batasan yang diatur dalam Al Quran dan Hadist, kaidah tersebut sudah ditetapkan dalam agama, jadi tidak dapat dirubah maupun dilanggar. Berbeda dengan pacaran yang tidak memiliki aturan yang tegas dalam mengatur kegiatan pacaran. Dalam pacaran aturan ditetapkan sendiri atau tergantung dari pelaku pacaran tersebut.

Kebanyakan Remaja pada era saat ini lebih suka mendengar kata ta'aruf karena memiliki arti sebuah proses menuju ke pernikanan. Itu membuat kalangan para remaja sering baper dengan kata taaruf. Taaruf juga sudah dianggap jalan yang sakral atau suci untuk mewujudkan sebuah proses menuju pernikahan yang sesuai dengan syariat agama yang telah ada. Jadi untuk kalian sekarang ini, pasti sudah tahukan mana yang lebih baik untuk diri kalian sendiri, ingat sampai salah pilih.

Remaja zaman now berbeda. Banyak yang sudah mengenal istilah khazanah islam termasuk istilah seputar pergaulan laki-laki dan perempuan. Mereka sudah mengenal istilah taaruf, khitbah dan nikah. Ada remaja yang tidak mau berpacaran. Mereka ingin bertaaruf saja karena belum siap menikah. Masih sekolah jadi salah satu alasan. Bila sudah begini, apakah mereka harus memaksakan diri untuk bertaaruf? Nah, disinilah pentingnya remaja memahami aturan pergaulan islam.
Agar remaja tidak terjebak ngobrol taaruf padahal belum siap menikah, alangkah baiknya remaja menyibukkan diri dengan mengkaji islam. Dengan bekal ilmu islam, remaja akan paham hukum syara, termasuk seputar pergaulan laki-laki dan perempuan.

Berikut Proses Ta'aruf :

1. Membuat Proposal
Proposal ini berisikan cerita mengenai diri sendiri, prinsip hidup yang dijalankan, kriteria apa yang dibutuhkan dari pasangan, dan hal lainnya. Nantinya, proposal ini ditukarkan dengan orang yang ingin berta’aruf juga.
2. Mencari calon pasangan dan bertemu lewat mediator
Mencari pasangan dapat dilakukan lewat saudara, teman, ataupun keluarga, atau biro jodoh di masjid. Nantinya, mereka juga yang akan menjadi mediator saat kedua belah pihak bertemu. 
Saat bertemu, kedua pihak sebaiknya bertanya berbagai macam hal untuk mengetahui pribadi masing-masing. Seperti apakah bisa memasak? Pekerjaan saat ini apa? Atau ingin tinggal di mana nantinya setelah menikah?
Hal tersebut diperlukan agar kedua bisa memutuskan untuk melanjutkan ta’aruf atau tidak.
3. Salat istikharah
Setelah bertemu, keduanya dianjurkan untuk shalat istikharah agar tidak ada keraguan. Berdoa sekhusyuknya saat salat istikharah untuk mendapatkan petunjuk dari Allah.
Jika setelah salat istikharah keduanya mantap dan tidak ada keraguan, maka ta’aruf bisa dilanjutkan.
4. Khitbah atau peminangan
Sebelum menikah, pihak laki-laki baiknya meminang pihak perempuan terlebih dahulu. Acara peminangan ini tidak perlu diadakan secara meriah.




Secara bahasa ta’aruf bisa bermakna ‘berkenalan’ atau ‘saling mengenal’. Asalnya berasal dari akar kata ta’aarafa. Seperti ini sudah ada dalam Al-Qur’an. Simak saja firman Allah (yang artinya),
“Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (ta’arofu) …” (QS. Al Hujurat: 13).


Bro and sis, klik link lengkapnya yah di sini:
https://remajaislam.com/414-apa-itu-taaruf.html
Secara bahasa ta’aruf bisa bermakna ‘berkenalan’ atau ‘saling mengenal’. Asalnya berasal dari akar kata ta’aarafa. Seperti ini sudah ada dalam Al-Qur’an. Simak saja firman Allah (yang artinya),
“Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (ta’arofu) …” (QS. Al Hujurat: 13).


Bro and sis, klik link lengkapnya yah di sini:
https://remajaislam.com/414-apa-itu-taaruf.html
Secara bahasa ta’aruf bisa bermakna ‘berkenalan’ atau ‘saling mengenal’. Asalnya berasal dari akar kata ta’aarafa. Seperti ini sudah ada dalam Al-Qur’an. Simak saja firman Allah (yang artinya),
“Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (ta’arofu) …” (QS. Al Hujurat: 13).


Bro and sis, klik link lengkapnya yah di sini:
https://remajaislam.com/414-apa-itu-taaruf.html
Secara bahasa ta’aruf bisa bermakna ‘berkenalan’ atau ‘saling mengenal’. Asalnya berasal dari akar kata ta’aarafa. Seperti ini sudah ada dalam Al-Qur’an. Simak saja firman Allah (yang artinya),
“Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (ta’arofu) …” (QS. Al Hujurat: 13).


Bro and sis, klik link lengkapnya yah di sini:
https://remajaislam.com/414-apa-itu-taaruf.html

Upaya Pencegahan Covid19 bagi mahasiswa

Nama : Elsa Anggiani
Nim : E2A019344
Prodi : Manajemen

"Universitas Muhammadiyah Semarang"
















Langkah-Langkah yang harus di terapkan bagi mahasiswa :
  1. Pola hidup yang sehat
  2. Menjaga imunitas yang ada di dalam tubuh untuk tetap stabil
  3. Hindari berkerumunan antar teman (misal nongkrong untuk hal yang tidak penting)
  4. Budayakan hidup bersih dengan mencuci tangan sebelum dam setelah melakukan aktivitas diluar rumah
  5. Selalu sedia hand sanitizer 
  6. Memakai masker saat hendak berpergian
HADIRNYA media sosial seperti facebook, instagram, line, whatsaap membuat kita lebih mudah mendapatkan informasi ketimbang dari media cetak seperti Koran dan majalah. Namun kemudahan yang kita peroleh ternyata membawa dampak yang serius. Media sosial ternyata menjadi tempat yang sumbur tumbuhnya Hoax.
Hoax atau berita bohong bukan lagi menjadi kata-kata yang janggal untuk kita dengar. Baik di media sosial atau ditengah-tengah masyarakat tak jarang kita melihat poster dengan tulisan anti hoax. Bahkan oleh badan pemerintahan kerap mengadakan diskusi public atau seminar umum untuk mencegah menjamurnya penyebaran hoax.
Hoax merupakan berita bohong yang merugikan orang lain. Hal itu disebabkan informasi tersebut dapat menilai seseorang secara sepihak tanpa mengetahui kebenarannya. Dilansir dari situs Wikipedia berita palsu atau berita bohong atau hoax adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya.

Disinilah sesungguhnya peran seorang mahasiswa sebagai kaum terpelajar dengan tidak mudah tergiring oleh opini yang beredar di media sosial. Tidak mudah percaya pada informasi yang sedang diperbincangkan di masyarakat. Sebab mahasiswa memiliki sikap kritis dalam melihat setiap persoalan yang terjadi di sekelilingnya. Tidak boleh apatis atau menerima apa adanya tanpa menganalisis, menelaah terlebih dahulu setiap berita yang dikonsumsinya.
Sudah menjadi kewajiban besar mahasiswa dalam membawa masyarakat menuju perubahan kearah yang lebih baik. Dalam Menjaga kenyamanan masyarakat terkait maraknya hoax virus tersebut ada beberapa hal yang perlu mahasiswa lakukan.
Pertama ialah bijak dalam memanfaatkan internet. Gunakanlah internet secukupnya saja. Melihat begaimana media sosial saat ini menjadi ladang subur tumbuhnya hoax, maka untuk mencegah peluang besar kita terpengaruh sebaiknya membatasinya dengan kegiatan yang lebih positif, seperti membaca buku dan sebagainya.
Kedua adalah membudayakan membaca yang baik dan benar. Agar mendapatkan inti sari dari sebuah berita, kita dituntut teliti memahami keseluruhan teks tersebut. Maka jangan membaca hanya sepenggal tetapi secara utuh mulai dari judul sampai kalimat akhir. Supaya tidak mudah terpedaya oleh judul-judul berita yang isinya bisa jadi merupakan profokasi.
Ketiga ialah jangan menyebarluaskan konten hoax. Jangan mudah tergoda untuk membagikan tautan. Saat ini ada pemerintah telah mengeluarkan UU ITE pasal 28 ayat 1 yang bisa menjerat siapa saja yang ikut menyebar luaskan konten hoax.
Jadi bukan hanya pelaku pembuat tetapi dapat menjerat pelaku penyebar hoax. Saat berita tersebut terlihat mencurigakan, tidak jelas, tidak logis dan tidak dapat dipertanggungjawabkan maka segera laporkan kepada pihak yang berwajib. Dengan begitu, kemungkinan orang-orang di sekitar kita untuk terpapar hoax akan lebih kecil.
Bahaya betul jika seorang mahasiswa malah ikut-ikutan dalam menyebarluaskan sebuah hoax. Oleh karena itu mahasiswa harus benar-benar menjadi filter ditengah-tengah masyarakat. Memberikan informasi yang kredibel bagi masyarakat. Menjadi tameng dalam menjegah hoax corona yang mencoba merusak ketertiban masyarakat Indonesia.
Disinilah mahasisiwa sebagai agen perubahan dan sebagai agen control sosial masyarakat dapat memberikan suasana disiplin, aman, tentram ditengah maraknya hoax corona. Demi membantu mewujudkan Negara Indonesia yang lebih baik lagi.

Selasa, 26 Mei 2020

DAMPAK EKONOMI INDONESIA DITENGAH PANDEMI COVID-19

 DAMPAK EKONOMI INDONESIA DITENGAH PANDEMI COVID-19

oleh : ELSA ANGGIANI (E2A019344)
(PRODI MANAJEMEN UNIMUS)


Dampak Virus Corona atau Covid-19 nampaknya berimbas pada semua sektor terutama ekonomi. Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini akan tertekan di level 2,1 persen. Hal ini disebabkan oleh terus meluasnya persebaran Covid-19 baik di dalam negeri maupun luar negeri. Bank Indonesia (BI) pun telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi RI menjadi di Bawah 5 Persen atau hanya sekitar 2,5 persen saja yang biasanya mampu tumbuh mencapai 5,02 persen.
Hal ini diakibatkan oleh melambatnya pertumbuhan ekonomi karena pandemi Covid-19. Keterlambatan ini ditandai dengan memburuknya kondisi lingkungan eksternal dan melemahnya permintaan dalam negeri seiring dengan menurunnya sentimen bisnis dan konsumen.
Pandemi Covid-19 akan berimplikasi buruk bagi perekonomian dunia dan Indonesia pada tahun ini, karena terjadi bersamaan dengan menurunnya harga komoditas dan gejolak pasar keuangan. Inflasi yang terjadi ditahun ini pun diproyeksi akan mengalami peningkatan ke level 3 persen, karena ketatnya pasokan pangan dan depresiasi mata uang yang diperkirakan dapat diimbangi sebagian oleh penurunan harga bahan bakar non-subsidi, serta subsidi tambahan untuk listrik dan pangan. Namun, pada tahun 2021 inflasi diyakini kembali ke level normal, yakni 2,8 persen.
Adapun pertumbuhan belanja pemerintah diproyeksi bakal menguat, dengan besarnya paket stimulus fiskal yang digelontorkan dalam meredam dampak virus corona. "Di tengah penurunan tajam pertumbuhan dan perdagangan global, ekspor dan impor Indonesia diperkirakan akan terkontraksi untuk kedua kalinya tahun ini.
Defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) pun diproyeksi akan melebar dari 2,7 persen terhadap PDB menjadi 2,8 persen terhadap PDB lantaran pendapatan dari pariwisata yang merosot tajam, juga harga komoditas yang terus tertekan, jelas Bank Dunia.
Menurut Gubernur BI, Perry Warjiyo, pulihnya perekonomian Indonesia pada tahun depan dipengaruhi oleh upaya pemerintah dalam memperbaiki iklim investasi melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja dan Perpajakan.


Wabah Covid-19 berpotensi mengubah tatanan ekonomi dunia yang ditandai dengan berubahnya peta perdagangan dunia, selain mengakibatkan mandegnya berbagai bidang usaha.
Kinerja perdagangan global dipastikan akan terganggu akibat lambatnya perbaikan kinerja manufaktur, khususnya di China hingga menjelang semester pertama tahun ini.
Di tambah dengan jalur distribusi logistik yang juga terganggu, dampak negatif mau tak mau akan menerpa ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu ke depan. Demikian kesimpulan dari Pusat Kajian Visi Teliti Saksama (VTS) melalui riset kajian berjudul Limbung Roda Terpasak Corona.
Menurut uji simulasi pandemi dengan model sistem dinamik oleh peneliti Visi Teliti Saksama, M. Widyar Rahman, pandemi corona di Indonesia diperkirakan reda pada awal Juni 2020. Lantas, jika wabah Covid-19 di Indonesia diperkirakan baru bisa mereda pada Juni 2020, bagaimana dengan pemulihan ekonomi Indonesia? 
“Tentunya proses pemulihan ekonomi akan membutuhkan waktu yang lebih panjang, setidaknya sampai akhir 2021,” kata Widyar, Senin (27/4/2020). 
Menurut analisis Widyar, pandemi tidak akan bertahan bertahun-tahun di Indonesia. Melalui peran aktif seluruh warga negara, penurunan jumlah kasus Covid-19, seharusnya dapat lebih cepat dari perkiraan model tersebut. Namun, hal ini tetap dipengaruhi oleh kebijakan yang diambil pemerintah dalam upaya menekan penyebarannya. 

PROPAGANDA MEDIA DIBALIK PANDEMI COVID-19

PROPAGANDA MEDIA DIBALIK PANDEMI COVID-19


 Nama : ELSA ANGGIANI (E2A019344)
 (PRODI MANAJEMEN UNIMUS)


Pandemi covid-19 atau virus corona masih menjadi perhatian dunia. Kemunculan virus yang menyerang organ pernapasan manusia itu pada kenyataannya tak hanya membuat masyarakat berkonsentrasi menghindari virus. Namun tak sedikit pula yang memunculkan teori-teori baru.
Salah satunya seperti kemunculan video singkat beriisi teori-teori baru yang kini banyak beredar di media sosial dan pesan singkat WhatsApp. Dalam video berdurasi tak lebih dari 18 menit itu, disampaikan sederet teori terkait kemunculan covid-19 dan goal yang diinginkan  para elit global.
Video yang diunggah FE 101 Channel pada 31 Maret 2020 lalu contohnya. Video dengan judul Episode 18 Teror Virus Corona itu saat ini telah ditonton lebih dari 800 ribu kali hingga Sabtu (4/4/2020).
Narator dalam video menjelaskan secara detail tentang keberadaan virus corona yang nyatanya sudah ada sejak lama. Sedangkan covid-19 yang kini baru saja muncul tersebut meruoakan hasil perkembangan genetiik dari virus corona itu sendiri.
Dijelaskan jika virus seperti covid-19 tersebut sebelumnya juga sudah menyerang masyarakat di belahan dunia. Di antaranya seperti SARS yang diketahui muncul sejak 2002 lalu dan MERS yang ditemukan pada 2012.
Dua jenis virus itu dijelaskan jauh lebih berbahaya ketimbang covid-19. Namun lantaran penyebaran covid-19 jauh lebih cepat, maka membuat penyakit satu ini lebih ganas. Apalagi, junlah kematian akibat covid-19 lebih banyak daripada SARS dan MERS.

Hingga kini, sejumlah daerah di Indonesia semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19 yang, menurut informasi dari media, penyebarannya telah meluas. Sosialisasi pencegahan penularan Covid-19 terus digalakan di kalangan masyarakat meski melalui media massa dan online sebagai perantara.
Sebanyak 19 daerah teindikasi risiko penularan Covid-19 karena memiliki akses langsung dari dan menuju Tiongkok. Daerah itu antara lain adalah Jakarta, Tangerang, Bandar Lampung, Denpasar, Surabaya, Padang, Tarakan, Manokwari, Bandung, dan Manado.
Namun, bisa jadi, sangat sulit untuk mendapatkan bukti yang bisa membantu melacak dan mengidentifikasi virus ini. Sebab, keadaan di pasar Huanan, Wuhan, yang katanya menjadi pusat Covid-19 keadaannya tak jauh berbeda dengan situasi beberapa pasar di Indonesia.
Belakangan ini, juga ada isu yang beredar bahwa ada beberapa warga negara Indonesia telah terjangkit virus korona. Tentu hal ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Namun, mengapa kecemasan ini dapat terjadi?

Soal pemberitaan mengenai virus Corona yang kian menjadi momok menakutkan misalnya, terlihat media massa ikut berperan mempropagandakan isu. Hal ini sangat tampak, seketika ada postingan yang beredar terkait meninggal maupun sementara dirawatnya beberapa pasien yang diduga atau terindikasi positif Corona.
Namun, selang 3-5 jam kemudian, beredar infomasi di grup percakapan WhatsApp dan Facebook terkait klarifikasi dari pasien yang tadinya diduga terinfeksi Covid-19. Tentu, hal ini sangat membingungkan publik.
Kemudian, seminggu terakhir ini media digerogoti dengan mahalnya harga masker yang melonjak drastis. Harga normal masker naik menjadi Rp 400 ribu/boks dari Rp 30 ribu/boks.
Hal inilah yang membuat media berbalik lebih meng-update masalah tersebut ketimbang penularan Covid-19 yang sedang merongrong masyarakat dan pemerintah. Terlihat saat ini, debat kusir di media sosial lebih fokus membahas harga masker ketimbang mengantisipasi diri dari penularan virus menakutkan.
Propaganda media inilah yang akhirnya membuat banyak orang cemas, dan berbagai kasus yang semestinya menjadi sorotan dalam ruang diskusi seperti halnya korupsi, rancangan undang-undang (RUU) Cipta Kerja, intoleransi, serta merebaknya demam berdarah di Kabupaten Sikka yang telah merenggut puluhan jiwa seketika hilang begitu saja dari ruang diakletika.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo bahwa ketakutan kita saat ini adalah, bukan virus itu sendiri, melainkan rasa cemas, rasa panik, ketakutan, dan berita-berita hoaks.  Oleh karena itu, media semestinya tidak turut serta menimbulkan sindrom yang berlebihan ditengah geliat perang melawan Covid-19. Media konvensional harus mampu menetralisir keadaan agar masyarakat menghadapi situasi saat sekarang tanpa ada ketakutan.

BAKPAO BUNGA MINI

Oleh : ELSA ANGGIANI (E2A019344)
(PRODI MANAJEMEN UNIMUS)

BAKPAO BUNGA MINI

DASAR BAKPAO
Bahan   :     a.          850 gr terigu kunci +150 gr terigu cakra
                                11 gr fermipan (1 pak)
                                3 gr baking powder
                                5 gr pemutih bakpao
                                5 gr pengembang
                                95 gr gula pasir
                                10 gr bacom
                                1 telur antero
                                550 cc air es
                    b.        100 gr mentega putih + 1 sdt garam
Cara       :      campur bahan A lalu mixer sampai agak halus lalu masukkan mentega putih, mixer                       sampai kalis halus. Timbang a 30 gr , bulatkan. Isi, bentuk, masukkan kedalam cup                       kertas khusus untuk bakpao, diamkan sampai adonan melar atau mengembang, kukus                       selama kurang lebih 12 menit

UNTUK VARIAN ISIAN BAKPAO
1.     
K     KACANG IJO
K     Bahan   : 250 gr kacang ijo kupas rendam air selama 2 jam, kukus selama 20 menit haluskan 200 gr gula pasir-2 s.m. mentega-1 s.t garam-1/4 s.t vanilli-aduk rat, bulatkan
AYAM
Bahan   : 150 gr ayam potong kecil-1 siung bawang-1 s.m minyak-garam-merica-vetsin-kecap manis-gula-daun bawang-pati
COKLAT
Bahan   : 2 s.m mentega-200cc air-160gr gula pasir masak mendidih masukkan 150 gr terigu setigita-1 s.m susu bubuk-2s.m coklat bubuk=125 gr meses. Aduk rata, masak sampai kental, bentuk bulat

EKONOMI MANAJEMEN DAN TEKNOLOGI INFORMASI

Nama   : ELSA ANGGIANI
NIM     : E2A019344
PRODI : MANAJEMEN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG



EKONOMI MANAJEMEN DAN TEKNOLOGI INFORMASI


A. Pengertian Ekonomi Manajemen
     pengertian ekonomi manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai sebuah tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

B. Pengertian Teknologi Informasi

Teknologi informasi adalah teknologi yang dibangun dengan basis utama teknologi komputer. Perkembangan yang terus berlanjut dari teknologi membawa aplikasi utama teknologi ini pada proses pengolahan data yang berujung pada informasi. Teknologi informasi menjadi sebuah teknologi yang lebih luas pengaruh dan implikasinya dibandingkan teknologi komputer, yang awalnya hanya berkembang dalam dunia komputasi, hitung menghitung. Prinsipnya aplikasi teknologi informasi adalah alat bantu bagi Manusia untuk mengolah data menjadi informasi. Informasi ini kemudian dimanfaatkan oleh manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menjalankan pekerjaannya. Penerapan teknologi informasi di dalam kehidupan akan selalu berkembang mengikuti kebutuhan manusia yang semakin kompleks dan bervariasi. Komponen dasar pembentuk teknologi selain teknologi komputer disebabkan karena berkembangnya bidang Telekomunikasi. Perkembangan telekomunikasi dianggap sebagai salah satu sebab utama munculnya revolusi informasi yang terjadi saat ini. 

C. Prinsip Dasar Ekonomi Manajemen
  1. Teori EkonomiPrinsip dasar teori ekonomi ini digunakan untuk memprediksi serta menerangkan tingkah laku ekonomi. Pada prinsip dasar teori ekonomi ini berguna untuk memprediksi serta menerangkan tingkah laku ekonomi.
  2. Ilmu Pengambilan Keputusan
    Ketika mengambil sebuah keputusan dalam ekonomi manajemen diperlukan sebuah perangkat yakni matematika ekonomi dan juga ekonometrik. Kedua ilmu ini berguna untuk membentuk serta mengestimasi model pada perilaku optimal suatu perusahaan.
  3. Ilmu Administrasi BisnisIlmu ini digunakan untuk mengatur administrasi bisa berupa pengorganisasian administrasi sebuah perusahaan atau proyek yang sedang dikerjakan. Ilmu ini berperan cukup penting dalam ekonomi manajemen.
     
D. Ciri -Ciri Teknologi Informasi
  •  Perdagangan atau Manajemen lebih mengandalkan Teknologi Informasi
  •  Era Informasi lahir ditandai dengan meningkatnya masyarakat dalam penguasaan informasi
  • Menyediakan dasar untuk berfikir yaitu rekayasa lagi (reengineering) proses bisnis tradisional
  • Keberhasilan Teknologi Informasi tergantung kepada keberkesanan penggunaan Teknologi Informasi
     
E. Bidang-bidang yang telah mengaplikasikan Teknologi Informasi atau IT adalah:
  1. Bidang Pendidikan
    Pengaplikasian IT dalam sektor pendidikan dapat di identifikasi dengan adanya E-Learning, yaitu semacam sistem pembelajaran online lewat internet. Dengan fasilitas ini memungkinkan bagi para pengajar dan siswa untuk tetap berinteraksi tanpa harus bertatap-muka untuk aktifitas tertentu seperti mengirim tugas serta materi.
  2. Bidang Bisnis
    Teknologi informasi (IT) juga telah diadopsi pada sektor bisnis dengan produknya berupa E-Commerce. Keberadaan E-Commerce mampu memfasilitasi para pelaku bisnis dalam melakukan kegiatan perniagaan secara online di internet. Semua aktifitas perdagangan seperti promosi, transakasi jual-beli dapat terakomodir dengan baik dan efektif.
  3. Bidang Perbankan
    Penerapan IT pada dunia perbankan bisa dilihat dari moda transaksi perbankan secara online di internet atau lebih populer disebut Internet Banking. Dengan fasilitas ini para user dapat melakukan aktifitas tertentu seperti cek saldo, transfer uang antar rekening via perangkat yang mereka miliki seperti komputer, handphone dsb.
     

F. Fungsi Manajemen
  • Planning (Perencanaan)
    Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
    Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.
  •  Organizing (Pengorganisasian)
    Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
    Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.
  •  Directing (Pengarahan)
    Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.

    Beberapa kegiatan pada fungsi pengarahan :
    • Membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien
    • Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
    • Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan 


  •  Controlling (Pengawasan atau Pengendalian)Fungsi terakhir dari 4 fungsi manajemen adalah fungsi pengendalian, fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.