Selasa, 26 Mei 2020

DAMPAK EKONOMI INDONESIA DITENGAH PANDEMI COVID-19

 DAMPAK EKONOMI INDONESIA DITENGAH PANDEMI COVID-19

oleh : ELSA ANGGIANI (E2A019344)
(PRODI MANAJEMEN UNIMUS)


Dampak Virus Corona atau Covid-19 nampaknya berimbas pada semua sektor terutama ekonomi. Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini akan tertekan di level 2,1 persen. Hal ini disebabkan oleh terus meluasnya persebaran Covid-19 baik di dalam negeri maupun luar negeri. Bank Indonesia (BI) pun telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi RI menjadi di Bawah 5 Persen atau hanya sekitar 2,5 persen saja yang biasanya mampu tumbuh mencapai 5,02 persen.
Hal ini diakibatkan oleh melambatnya pertumbuhan ekonomi karena pandemi Covid-19. Keterlambatan ini ditandai dengan memburuknya kondisi lingkungan eksternal dan melemahnya permintaan dalam negeri seiring dengan menurunnya sentimen bisnis dan konsumen.
Pandemi Covid-19 akan berimplikasi buruk bagi perekonomian dunia dan Indonesia pada tahun ini, karena terjadi bersamaan dengan menurunnya harga komoditas dan gejolak pasar keuangan. Inflasi yang terjadi ditahun ini pun diproyeksi akan mengalami peningkatan ke level 3 persen, karena ketatnya pasokan pangan dan depresiasi mata uang yang diperkirakan dapat diimbangi sebagian oleh penurunan harga bahan bakar non-subsidi, serta subsidi tambahan untuk listrik dan pangan. Namun, pada tahun 2021 inflasi diyakini kembali ke level normal, yakni 2,8 persen.
Adapun pertumbuhan belanja pemerintah diproyeksi bakal menguat, dengan besarnya paket stimulus fiskal yang digelontorkan dalam meredam dampak virus corona. "Di tengah penurunan tajam pertumbuhan dan perdagangan global, ekspor dan impor Indonesia diperkirakan akan terkontraksi untuk kedua kalinya tahun ini.
Defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) pun diproyeksi akan melebar dari 2,7 persen terhadap PDB menjadi 2,8 persen terhadap PDB lantaran pendapatan dari pariwisata yang merosot tajam, juga harga komoditas yang terus tertekan, jelas Bank Dunia.
Menurut Gubernur BI, Perry Warjiyo, pulihnya perekonomian Indonesia pada tahun depan dipengaruhi oleh upaya pemerintah dalam memperbaiki iklim investasi melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja dan Perpajakan.


Wabah Covid-19 berpotensi mengubah tatanan ekonomi dunia yang ditandai dengan berubahnya peta perdagangan dunia, selain mengakibatkan mandegnya berbagai bidang usaha.
Kinerja perdagangan global dipastikan akan terganggu akibat lambatnya perbaikan kinerja manufaktur, khususnya di China hingga menjelang semester pertama tahun ini.
Di tambah dengan jalur distribusi logistik yang juga terganggu, dampak negatif mau tak mau akan menerpa ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu ke depan. Demikian kesimpulan dari Pusat Kajian Visi Teliti Saksama (VTS) melalui riset kajian berjudul Limbung Roda Terpasak Corona.
Menurut uji simulasi pandemi dengan model sistem dinamik oleh peneliti Visi Teliti Saksama, M. Widyar Rahman, pandemi corona di Indonesia diperkirakan reda pada awal Juni 2020. Lantas, jika wabah Covid-19 di Indonesia diperkirakan baru bisa mereda pada Juni 2020, bagaimana dengan pemulihan ekonomi Indonesia? 
“Tentunya proses pemulihan ekonomi akan membutuhkan waktu yang lebih panjang, setidaknya sampai akhir 2021,” kata Widyar, Senin (27/4/2020). 
Menurut analisis Widyar, pandemi tidak akan bertahan bertahun-tahun di Indonesia. Melalui peran aktif seluruh warga negara, penurunan jumlah kasus Covid-19, seharusnya dapat lebih cepat dari perkiraan model tersebut. Namun, hal ini tetap dipengaruhi oleh kebijakan yang diambil pemerintah dalam upaya menekan penyebarannya. 

PROPAGANDA MEDIA DIBALIK PANDEMI COVID-19

PROPAGANDA MEDIA DIBALIK PANDEMI COVID-19


 Nama : ELSA ANGGIANI (E2A019344)
 (PRODI MANAJEMEN UNIMUS)


Pandemi covid-19 atau virus corona masih menjadi perhatian dunia. Kemunculan virus yang menyerang organ pernapasan manusia itu pada kenyataannya tak hanya membuat masyarakat berkonsentrasi menghindari virus. Namun tak sedikit pula yang memunculkan teori-teori baru.
Salah satunya seperti kemunculan video singkat beriisi teori-teori baru yang kini banyak beredar di media sosial dan pesan singkat WhatsApp. Dalam video berdurasi tak lebih dari 18 menit itu, disampaikan sederet teori terkait kemunculan covid-19 dan goal yang diinginkan  para elit global.
Video yang diunggah FE 101 Channel pada 31 Maret 2020 lalu contohnya. Video dengan judul Episode 18 Teror Virus Corona itu saat ini telah ditonton lebih dari 800 ribu kali hingga Sabtu (4/4/2020).
Narator dalam video menjelaskan secara detail tentang keberadaan virus corona yang nyatanya sudah ada sejak lama. Sedangkan covid-19 yang kini baru saja muncul tersebut meruoakan hasil perkembangan genetiik dari virus corona itu sendiri.
Dijelaskan jika virus seperti covid-19 tersebut sebelumnya juga sudah menyerang masyarakat di belahan dunia. Di antaranya seperti SARS yang diketahui muncul sejak 2002 lalu dan MERS yang ditemukan pada 2012.
Dua jenis virus itu dijelaskan jauh lebih berbahaya ketimbang covid-19. Namun lantaran penyebaran covid-19 jauh lebih cepat, maka membuat penyakit satu ini lebih ganas. Apalagi, junlah kematian akibat covid-19 lebih banyak daripada SARS dan MERS.

Hingga kini, sejumlah daerah di Indonesia semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19 yang, menurut informasi dari media, penyebarannya telah meluas. Sosialisasi pencegahan penularan Covid-19 terus digalakan di kalangan masyarakat meski melalui media massa dan online sebagai perantara.
Sebanyak 19 daerah teindikasi risiko penularan Covid-19 karena memiliki akses langsung dari dan menuju Tiongkok. Daerah itu antara lain adalah Jakarta, Tangerang, Bandar Lampung, Denpasar, Surabaya, Padang, Tarakan, Manokwari, Bandung, dan Manado.
Namun, bisa jadi, sangat sulit untuk mendapatkan bukti yang bisa membantu melacak dan mengidentifikasi virus ini. Sebab, keadaan di pasar Huanan, Wuhan, yang katanya menjadi pusat Covid-19 keadaannya tak jauh berbeda dengan situasi beberapa pasar di Indonesia.
Belakangan ini, juga ada isu yang beredar bahwa ada beberapa warga negara Indonesia telah terjangkit virus korona. Tentu hal ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Namun, mengapa kecemasan ini dapat terjadi?

Soal pemberitaan mengenai virus Corona yang kian menjadi momok menakutkan misalnya, terlihat media massa ikut berperan mempropagandakan isu. Hal ini sangat tampak, seketika ada postingan yang beredar terkait meninggal maupun sementara dirawatnya beberapa pasien yang diduga atau terindikasi positif Corona.
Namun, selang 3-5 jam kemudian, beredar infomasi di grup percakapan WhatsApp dan Facebook terkait klarifikasi dari pasien yang tadinya diduga terinfeksi Covid-19. Tentu, hal ini sangat membingungkan publik.
Kemudian, seminggu terakhir ini media digerogoti dengan mahalnya harga masker yang melonjak drastis. Harga normal masker naik menjadi Rp 400 ribu/boks dari Rp 30 ribu/boks.
Hal inilah yang membuat media berbalik lebih meng-update masalah tersebut ketimbang penularan Covid-19 yang sedang merongrong masyarakat dan pemerintah. Terlihat saat ini, debat kusir di media sosial lebih fokus membahas harga masker ketimbang mengantisipasi diri dari penularan virus menakutkan.
Propaganda media inilah yang akhirnya membuat banyak orang cemas, dan berbagai kasus yang semestinya menjadi sorotan dalam ruang diskusi seperti halnya korupsi, rancangan undang-undang (RUU) Cipta Kerja, intoleransi, serta merebaknya demam berdarah di Kabupaten Sikka yang telah merenggut puluhan jiwa seketika hilang begitu saja dari ruang diakletika.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo bahwa ketakutan kita saat ini adalah, bukan virus itu sendiri, melainkan rasa cemas, rasa panik, ketakutan, dan berita-berita hoaks.  Oleh karena itu, media semestinya tidak turut serta menimbulkan sindrom yang berlebihan ditengah geliat perang melawan Covid-19. Media konvensional harus mampu menetralisir keadaan agar masyarakat menghadapi situasi saat sekarang tanpa ada ketakutan.

BAKPAO BUNGA MINI

Oleh : ELSA ANGGIANI (E2A019344)
(PRODI MANAJEMEN UNIMUS)

BAKPAO BUNGA MINI

DASAR BAKPAO
Bahan   :     a.          850 gr terigu kunci +150 gr terigu cakra
                                11 gr fermipan (1 pak)
                                3 gr baking powder
                                5 gr pemutih bakpao
                                5 gr pengembang
                                95 gr gula pasir
                                10 gr bacom
                                1 telur antero
                                550 cc air es
                    b.        100 gr mentega putih + 1 sdt garam
Cara       :      campur bahan A lalu mixer sampai agak halus lalu masukkan mentega putih, mixer                       sampai kalis halus. Timbang a 30 gr , bulatkan. Isi, bentuk, masukkan kedalam cup                       kertas khusus untuk bakpao, diamkan sampai adonan melar atau mengembang, kukus                       selama kurang lebih 12 menit

UNTUK VARIAN ISIAN BAKPAO
1.     
K     KACANG IJO
K     Bahan   : 250 gr kacang ijo kupas rendam air selama 2 jam, kukus selama 20 menit haluskan 200 gr gula pasir-2 s.m. mentega-1 s.t garam-1/4 s.t vanilli-aduk rat, bulatkan
AYAM
Bahan   : 150 gr ayam potong kecil-1 siung bawang-1 s.m minyak-garam-merica-vetsin-kecap manis-gula-daun bawang-pati
COKLAT
Bahan   : 2 s.m mentega-200cc air-160gr gula pasir masak mendidih masukkan 150 gr terigu setigita-1 s.m susu bubuk-2s.m coklat bubuk=125 gr meses. Aduk rata, masak sampai kental, bentuk bulat

EKONOMI MANAJEMEN DAN TEKNOLOGI INFORMASI

Nama   : ELSA ANGGIANI
NIM     : E2A019344
PRODI : MANAJEMEN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG



EKONOMI MANAJEMEN DAN TEKNOLOGI INFORMASI


A. Pengertian Ekonomi Manajemen
     pengertian ekonomi manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai sebuah tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

B. Pengertian Teknologi Informasi

Teknologi informasi adalah teknologi yang dibangun dengan basis utama teknologi komputer. Perkembangan yang terus berlanjut dari teknologi membawa aplikasi utama teknologi ini pada proses pengolahan data yang berujung pada informasi. Teknologi informasi menjadi sebuah teknologi yang lebih luas pengaruh dan implikasinya dibandingkan teknologi komputer, yang awalnya hanya berkembang dalam dunia komputasi, hitung menghitung. Prinsipnya aplikasi teknologi informasi adalah alat bantu bagi Manusia untuk mengolah data menjadi informasi. Informasi ini kemudian dimanfaatkan oleh manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menjalankan pekerjaannya. Penerapan teknologi informasi di dalam kehidupan akan selalu berkembang mengikuti kebutuhan manusia yang semakin kompleks dan bervariasi. Komponen dasar pembentuk teknologi selain teknologi komputer disebabkan karena berkembangnya bidang Telekomunikasi. Perkembangan telekomunikasi dianggap sebagai salah satu sebab utama munculnya revolusi informasi yang terjadi saat ini. 

C. Prinsip Dasar Ekonomi Manajemen
  1. Teori EkonomiPrinsip dasar teori ekonomi ini digunakan untuk memprediksi serta menerangkan tingkah laku ekonomi. Pada prinsip dasar teori ekonomi ini berguna untuk memprediksi serta menerangkan tingkah laku ekonomi.
  2. Ilmu Pengambilan Keputusan
    Ketika mengambil sebuah keputusan dalam ekonomi manajemen diperlukan sebuah perangkat yakni matematika ekonomi dan juga ekonometrik. Kedua ilmu ini berguna untuk membentuk serta mengestimasi model pada perilaku optimal suatu perusahaan.
  3. Ilmu Administrasi BisnisIlmu ini digunakan untuk mengatur administrasi bisa berupa pengorganisasian administrasi sebuah perusahaan atau proyek yang sedang dikerjakan. Ilmu ini berperan cukup penting dalam ekonomi manajemen.
     
D. Ciri -Ciri Teknologi Informasi
  •  Perdagangan atau Manajemen lebih mengandalkan Teknologi Informasi
  •  Era Informasi lahir ditandai dengan meningkatnya masyarakat dalam penguasaan informasi
  • Menyediakan dasar untuk berfikir yaitu rekayasa lagi (reengineering) proses bisnis tradisional
  • Keberhasilan Teknologi Informasi tergantung kepada keberkesanan penggunaan Teknologi Informasi
     
E. Bidang-bidang yang telah mengaplikasikan Teknologi Informasi atau IT adalah:
  1. Bidang Pendidikan
    Pengaplikasian IT dalam sektor pendidikan dapat di identifikasi dengan adanya E-Learning, yaitu semacam sistem pembelajaran online lewat internet. Dengan fasilitas ini memungkinkan bagi para pengajar dan siswa untuk tetap berinteraksi tanpa harus bertatap-muka untuk aktifitas tertentu seperti mengirim tugas serta materi.
  2. Bidang Bisnis
    Teknologi informasi (IT) juga telah diadopsi pada sektor bisnis dengan produknya berupa E-Commerce. Keberadaan E-Commerce mampu memfasilitasi para pelaku bisnis dalam melakukan kegiatan perniagaan secara online di internet. Semua aktifitas perdagangan seperti promosi, transakasi jual-beli dapat terakomodir dengan baik dan efektif.
  3. Bidang Perbankan
    Penerapan IT pada dunia perbankan bisa dilihat dari moda transaksi perbankan secara online di internet atau lebih populer disebut Internet Banking. Dengan fasilitas ini para user dapat melakukan aktifitas tertentu seperti cek saldo, transfer uang antar rekening via perangkat yang mereka miliki seperti komputer, handphone dsb.
     

F. Fungsi Manajemen
  • Planning (Perencanaan)
    Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
    Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.
  •  Organizing (Pengorganisasian)
    Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
    Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.
  •  Directing (Pengarahan)
    Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.

    Beberapa kegiatan pada fungsi pengarahan :
    • Membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien
    • Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
    • Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan 


  •  Controlling (Pengawasan atau Pengendalian)Fungsi terakhir dari 4 fungsi manajemen adalah fungsi pengendalian, fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.